-->

Monday, March 23, 2015

Cerita Manusia Berkalung Ular

manusia berkalung ularSuatu ketika di sholawat.."seorang ustad bercerita/memaparkan sebuah cerita yang kata ustad tersebut setiap dia menceritakan cerita ini pastilah dia menangis"...yang pasti ustad tersebut menangis bukan karena senang tetapi menangis karena ora mentolo membayangkan seperti apa manusia yang di alam kuburnya berkalung ular...

cerita ini sudah sangat lama ketika jaman Nabi Muhammad SAW....

suatu ketika seorang sahabat yang pekerjaan sebagai "bedah bumi" yaitu bukan sebagai pengebor minyak atau sebagai pemburu harta karun melainkan sebagai penggali lubang mayat..istilah jowone "bedah bumi"

sahabat nabi yang pekerjaannya sebagai "bedah bumi" suatu ketika dan tanpa sengaja dia mengayunkan cangkulnya untuk menguburkan seorang jenazah...dan tanpa disengaja dia menggali sebuah tanah yang isinya sebuah mayat.....Dia kaget,dan berlari kencang serta tergopoh2..disini si bedah bumi larinya tidak memakai acara salto, akrobat dan meroda...dan hanya berlari kencang menemui Nabi...

Saat bertemu nabi dia bercerita dengan gagap dan menangis............dia menangis bukan karena lapar atau capek, dia menangis karena ketakutan melihat mayat yang pada lehernya digubeti ular (digubeti dalam istilah indonesia dilingkari...aku yo ra dong rep mbahasakke kepiye)..yang pasti anda-anda pasti sudah tahu arti digubeti

sang "bedah bumi" bertanya pada Rasul...

bedah bumi : "ya Rasul, saya menemukan sebuah mayat yang sangat mengerikan saat saya menggali sebuah tanah untuk memakamkan seorang jenazah"

Rasul : "Gerangan mayat apakah yang anda temukan"? (disini maksud Rasul bukan mayat gajah ataupun monyet tapi mayat manusia)

bedah bumi : "begini Rasul"...(dengan terbata-bata tetapi tidak dengan terbatu-batu ataupun berpasir-pasir)

Rasul : "begini bagaimana"? (Rasul bertanya, soalnya Rasul juga belum tahu apa yang ditemukan oleh si bedah bumi)...seumpama si "bedah bumi" itu bertanya sama Nujum pasti sudah di ilmu trawangan dan tidak perlu bertanya

bedah bumi : "saya menemukan sebuah mayat"

Rasul : "dimana kamu menemukan"?

bedah bumi : "di pekuburan"

Rasul : "itu sudah bisa kalau kamu menggali terus menemukan mayat" kan itu pekuburan bukan pasar......

bedah bumi : "maksud saya, saya menemukan mayat yang dilehernya berlilitkan ular, dan ular tersebut mematuki tengkorak sang mayat" pertanda atau ada salah apakah sang mayat sampai diperlakukan sebegini rupa sama Allah SWT??????

Rasul : (tersenyumlah sang Rasul)

bedah bumi : (iki piye to??ditakoni kog malah mrenges???padakke aku ndagel opo piye???) batin sang bedah bumi...dan sang bedah bumi bertanya lagi...gerangan ada apa Rasul kog malah tersenyum

Rasul : "Apakah anda ingin tahu jawabannya?"

bedah bumi : "Pengen banget"

Rasul :"Rasul menjawab"...(disini saya akan menuliskan dengan bahasa jawa..soalnya kalo dengan bahasa arab, pasti anda yang membaca tidak tahu artinya, kalo dengan bahasa inggris atau belanda yo meng soyo ra dong moco, dadi yo jowo wae)



SINTEN TIYANG LINTANG DALAN

KARONO NGAJI

ILMUNE PANGERAN

GUSTI ALLAH BAKAL NGGAMPANGNO

DALAN MLEBET SUWARGO

SARONO AMAL

SOPO SING NGAMAL GAK NGERTI ILMUNE

BAKAL DITOLAK MRING PANGERANE

AMALE RUSAK GAK ONO GUNANE

ENTUK NGANTUK LAN UGO KESELE



KITAB DUROTUN

NASIHI ONO CERITA

WONTEN MAYIT KALUNGAN ULO

SEBAB SALAH ORA KEROSO

MAYITE SALAH

TELUNG PERKORO

1. YEN KRUNGU ADZAN ORA GELEM TEKO

2. SHOLAT JAMAAH PODHO DITINGGALNO SAKING REPOTE NGURUSIN NDONYO

3. SHOLAT JAMAAH ORA DIGATEKNO...

demikian cerita MANUNGSO KALUNGAN ULO ("MANUSIA BERKALUNG ULAR")

yang tidak mengerti bahasa jawa ada transilate nya :
http://ilmu-islamic.blogspot.com/2015/03/terjemah-dari-sholawat-manusia.html
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner