-->

Thursday, September 18, 2014

Kata Hikmah Imam Al Ghazali dan Imam Syafi'i

Banyak ulama besar dunia yang telah menorehkan karyanya dalam berbagai disiplin ilmu. Sebuah warisan intelektual berupa kata mutiara islam telah mereka sebarluaskan ke seantero benua, demi mengisi jiwa - jiwa yang hampa, hati yang kosong, dan laku yang jauh dari ridho ilahi rabbi. Mereka ibarat penyejuk hati bagi yang merindukan siraman rohani.

Diantara ulama tersohor dalam bidang filsafat dan tasawauf yakni Imam Al Ghazali yang mengarang kitab Ihya Ulumuddin, yang membahas tentang proses pendekatan diri kepada Allah dengan sebaik - baik hamba. Hendaknya, kita perlu membaca dan menelaah karya ulama besar islam, untuk mendapatkan bimbingan pikir,hati dan perbuatan. Berikut ini adalah berbagai kumpulan kata mutiara hikmah yang semoga saja mencerahkan anda semua

Kata Hikmah Imam Al Ghazali
1.  Menuntut ilmu adalah taqwa. menyampaikan ilmu adalah ibadah. Murojaah keilmuan ibarat dzikir. Mencari ilmu ibarat jihad fisabilillah

2. Sifat utama seorang pemimpin adalah beradab dan berhati mulia

3. Barang siapa yang menghabiskan waktunya untuk mencari harta kekayaan karna takut jatuh miskin, sesungguhnya dia termasuk orang yang miskin

4. Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya

lalu beliau bertanya ( Teka Teki ) :

Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?"

Murid 1 = " Orang tua "

Murid 2 = " Guru "

Murid 3 = " Teman "

Murid 4 = " Kaum kerabat "

Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan

kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap

yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).



5.  Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"

Murid 1 = " Negeri Cina "

Murid 2 = " Bulan "

Murid 3 = " Matahari "

Murid 4 = " Bintang-bintang "

Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar

adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita

tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus

menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan

perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

6.  Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"

Murid 1 = " Gunung "

Murid 2 = " Matahari "

Murid 3 = " Bumi "

Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah

HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus

hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

7.  Imam Ghazali = " Apa yang palin berat didunia ini ? "

Murid 1 = " Baja "

Murid 2 = " Besi "

Murid 3 = " Gajah "

Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG

AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ).

Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika

Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah

(pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut

menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak

manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."

8.Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"

Murid 1 = " Kapas"

Murid 2 = " Angin "

Murid 3 = " Debu "

Murid 4 = " Daun-daun"

Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan

sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita

atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "

9.Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali didunia ini ? "

Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "

Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini

adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia

dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasan saudaranya sendiri "

10.Hindarilah segala tipu daya yang tidak terpuji dalam mencari nafkah, dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT selalu melimpahkan segala usaha kebaikan apapun sertailah dengan tawakkal kepadanya.

Kata Hikmah Imam Syafi'i
 1. Rizkimu takkan berkurang karena ditunda Dan takkan bertambah karena lelah mencarinya  
2. Bila engkau punya hati qona'ah bersahaja Tak ada bedanya engkau dengan pemilik dunia 
3. Bila kematian sudah datang waktunya Tak ada lagi langit dan bumi yang bisa membela Dan jangan pernah berharap dari kikir durjana Karena api takkan menyediakan air untuk si haus dahaga
4. Ingatlah, dunia Allah sangat luas tak terhingga Tapi bila takdir tiba, angkasa pun sempit terasa Maka biarkanlah hari berlalu setiap masanya Karena kematian tak ada obat penawarnya
5. Bila kematian sudah datang waktunya  Tak ada lagi langit dan bumi yang bisa membela.  
6. Dan jangan pernah berharap dari kikir durjana  Karena api takkan menyediakan air untuk si haus dahaga. 
7. Ingatlah, dunia Allah sangat luas tak terhingga  Tapi bila takdir tiba, angkasa pun sempit terasa. 
8. Maka biarkanlah hari berlalu setiap masanya  Karena kematian tak ada obat penawarnya. 
9. Biarkan hari berlalu dengan segala lakunya  Lapangkan dada atas segala takdirNya. 
10. Kenapa engkau meremehkan nilai doa kepada Allah  Apakah engkau tahu apa yang dihasilkan oleh doa?
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner